Breaking News

STRUKTUR BAJA





berat baja per m3



Berat baja per m3 diperlukan saat melaksanakan perhitungan volume besi atau menghitung struktur bangunan guna mencari nilai beban yang harus ditahan oleh sebuah struktur baja, menurut standar nasional indonesia berat baja per m3 adalah 7850 kg/m3 , namun berat tersebut tentunya hanya sebuah rata-rata berat yang didapatkan dari hasil uji laboratorium dalam penelitian berat baja pr m3, sedangkan dalam kondisi nyata tentunya masing -masing baja mempunyai berat yang berbeda-beda dipengaruhi oleh bahan baja iu sendiri seperti kandungan logam tertentu, kepadatan baja, kualitas baja yang menyebabkan perbedaan pada berat baja

tabel baja
Untuk pekerjaan bangunan yang membutuhkan bahan baja dengan jumlah banyak sebaiknya dilakukan pengujian berat baja terlebih dahulu sehingga didapatkan berat baja yang tepat untuk spesifikasi bahan yang akan digunakan pada proyek tersebut, urutan pengujian berat baja dapat dilakukan dengan berbagai macam cara yang antara lain dapat dilakukan dengan urutan yang sederhana sebagai berikut:

  1. Pilih baja yang akan digunakan untuk tes berat baja
  2. ambil sample bahan dengan membuat bentuk baja dengan ukuran tertentu misalnya kubus atau silinder, pembuatan sample baja ini sebaiknya dibuat lebih dari satu, makin banyak sample akan lebih baik karena pendekatan hasil penilitianya akan semakin mudah untuk mendekati hasil yang terbaik.
  3. Berikan nomor untuk setiap sample untuk memudahkan identifikasi sample
  4. timbang maing-masing sample baja yang sudah dibuat sebelumnya, catat hasil berat masing-masing baja, kalau perlu dibuat tabel berat baja untuk memudahkan penulisan data penelitian berat baja.
  5. Setelah semua sample baja ditimbang dan didapatkan berat masing-masing kemudian sesuaikan perbandingan ukuran berat baja seukuran sample dengan berat baja per m3 yang dapat dilakukan dengan rumus perbandingan ( ukuran sample / berat baja sample ) : ( baja per m3 / berat baja per m3 )
  6. setalah dilakukan perhitungan semua sample baja dalam ukuran per m 3 selanjutnya membuat rata-rata berat baja
  7. Jika langkah 5 dirasa terlalu panjang, dapat dilewati dengan cara menghitung rata-rata terlebih dahulu berat sample baja kemudian baru membuat konversinya dalam m3
  8. Penelitian selesai, didapatkan berat baja per m3
untuk berat profil baja yang dijual dipasaran dengan berbagai bentuk dan model masing-masing seperti H Beam, Canal, Baja siku dapat dilihat masing-masing beratnya dengan melihat tabel berat profil baja yang sudah dibuat sebagai artikel secara khususdisini yang juga terdapat contoh tabel baja yang dapat didownload

Download Tabel baja untuk perhitungan struktur



Untuk keperluan kemudahan dalam merencanakan serta melaksankan sebuah pekerjaan bangunan struktur baja maka dilakukan sebuah inovasi dengan menciptakan berbagai macam bentuk baja yang disertai dengan tabel berat baja berisi ukuran dimensi, berat baja, besarnya momen inersia, letak titik berat dll yang dapat dilihat pada tabel berat baja, dengan adanya jenis-jenis baja ini maka dapat dilakukan penentuan jenis baja yang akan digunakan untuk dijadikan kandidat penggunaanmaterial baja pada sebuah struktur bangunan nantinya.Setelah sebelumya download Tabel berat Besi… berikutnya dalam berbagai pekerjaan konstruksi membutuhkan data profil baja untuk dapat mengitung dimensi baja yang diperlukan dengan harapan mendapatkan struktur yang kuat juga murah..



Dalam tabel tersebut terdapat:
  • Macam-macam profil
  • Berat
  • Ukuran profil
  • Titik berat profil baja
  • DLL
Macam – macam bentuk profil baja antara lain:
  • Profil siku
  • Profil I
  • Profil WF
  • Profil Pipa
  • Profil Canal
  • Plat baja
  • Profil H beam
Contoh suatu gambar penampang profil baja beserta ukuran dimensinya:
tabel baja
Berikut ini Tabel baja dalam format microsoft excel  dapat di download dibawah
Untuk bentuk – bentuk baja dengan model tertentu yang tidak terdapat dalam tabel baja dapat dihutung beratnya secara tersendiri dengan menggunakan pedoman berat baja per m 3 menurut standar nasional indonesia yaitu 7850 kg/m3 , jika kurang begitu yakin mengenai nilai berat baja per m3 yang sudah diberikan oleh standar nasional indonesia maka dapat dilakukan penelitian berat baja sendiri yang urutan penelitianya dapat dilihat pada artikel tentang penentuan berat baja per m3 disini :-)
Contoh perhitungan berat baja dengan menggunakan tabel berat baja dapat dilakukan sebagai berikut
Misalnya kita akan menghitung sebuah bangunan dengan konstruksi baja yang membutuhkan baja WF dengan ukuran tipe tertentu sepanjang x meter , setelah dilihat pada tabel baja mempunyai berat sebesar y per m panjang , maka untuk menghitung berat secara keseluruhan dapat kita lakukan dengan cara mengalikan berat baja per m menurut tabel dengan jumlah total keseluruhan baja WF yang diperlukan

 Menghitung berat besi tanpa tabel


Sebelum besiman menampakan wujudnya, masyarakat yang hendak memerlukan pertolongan besiman dibayangi oleh teka – teki yang harus dipecahkan sehingga dapat memperkirakan berapa jumlah besiman yang perlu dipanggil untuk menumpas permasalahan.Dua Superhero dalam dunia nyata bersatu, besiman dengan kekuatan super penahan tarikan sadar kalau dirinya selalu kalah ketika mendapat perlawanan dengan cara didorong oleh lawan – lawanya, satu lagi pembela kebenaran bernama betonman dengan kekuatan super penahan dorongan selalu kalah ketika diserang bertubi – tubi dengan cara ditarik oleh lawanya. Setelah sadar keduanya lalu menyelenggarakan rapat pleno besar – besaran sehingga lahir keputusan untuk bergabung menyatukan kekuatan. :-)
besiman sadar akan hal itu, dirinyapun gak ingin masyarakat kekurangan atau kelebihan ketika memanggil dirinya karena dapat merepotkan tentunya. besiman memberikan jawaban dari teka – teki tersebut dengan memberikan surat sakti berisikolom – kolom tabel besiman dan ilmusipil adalah salah satu dari penerima untuk kemudian disebar luaskan disini.
satu permasalahan terjadi lagi ternyata tabel tersebut cukup merepotkan untuk selalu dibawa masyarakat, apalagi dihapalkan bersandingan dengan memori kehidupan. :-)
waktupun terus berjalan, akhirnya besiman memberikan rahasia berupa sebuah rumus bagaimana surat sakti berupa tabel besiman dibuat. dengan harapan mudah dihapalkan dan lebih ringkas sehingga dalam keadaan darurat masyarakat dapat cepat menghitung jumlah besiman yang diperlukan. :-)
Besiman memberikan sebuah jawaban bahwa tabel tersebut ddidapat dari rumus menghitung berat besi
berat besi = 0.006165 x d2 x p
d2 = diameter besi yang mau dihitung di kuadratkan/ pangkat dua,
p = panjang besi yang mau di hitung berapa beratnya, :-)

Tutorial perhitungan struktur baja

Metode perhitungan struktur baja ini mengacu pada SNI 03-1729-2002.

Tipe – tipe Baja Struktural Beserta Propertiesnya
    Jenis BajaTegangan putus minimum, fu (Mpa)Tegangan leleh minimum, Fy (Mpa)Peregangan Minimum (%)
    BJ 3434021022
    BJ 3737024020
    BJ4141025018
    BJ 5050029016
    BJ 5555041013
Perencanaan Struktur Baja yang memikul gaya tarik aksial
Simbol yang digunakan :
Nu = Gaya aksial ultimate (maksimum)
Nn = Gaya aksial nominal (gaya aksial ultimate yang telah dikalikan faktor koreksi)
Untuk memikul gaya aksial, ada 2 kondisi kritis yang menjadi acuan perhitungan, yaitu :
Kondisi Failure akibat kondisi leleh
Untuk kondisi ini, maka faktor koreksi yang digunakan adalah É¸ = 0.9 dan Nu =Ag.Fy, sehingga :
Nn = ɸ x Nu
Nn = 0.9 x Ag x Fy
Dimana : Ag = Luas kotor penampang Baja
Fy = Tegangan yield (leleh) baja.
Kondisi Failure akibat terjadinya Fraktur
Untuk kondisi ini, maka faktor koreksi yang digunakan adalah ɸ = 0.75 dan Nu =Ae.Fu sehingga :
Nn = ɸ x Nu
Nn = 0.75 x Ae x Fu
Dimana : Ae = Luas efektif penampang Baja
Fu = Tegangan ultimate baja.
Secara singkat, hitung saja nilai dari  kedua rumus di atas dan diambil nilai yang terkecil. Permasalahan yang mungkin timbul adalah bagaimana menentukan luas kotor dan luas efektif dari suatu penampang. Luas kotor dan luas efektif mungkin timbul bila pada penampang terdapat sambungan yang mengurangi luasan penampang, misal sambungan baut.
Luas Bruto (Kotor) Penampang Baja.
Yang dimaksud dengan luas kotor penampang baja adalah luasan penampang baja total tanpa memperhitungkan adanya pengurangan luas penampang akibat lubang baut.
Luas Efektif Penampang Baja.
Yang dimaksud dengan luas efektif penampang baja adalah luasan penampang baja dikurangi dengan luasan penampang lubang untuk baut.
Melakukan perhitungan luas efektif Baja bergantung pada jenis – jenis sambungannya. Sambungan yang dapat digunakan antara lain sambungan baut dan sambungan las. Namun pada prinsipnya luas penampang efektif, Ae , besarnya adalah luas penampang total, A , dikalikan dengan faktor reduksi, U. Atau secara matematis ditulis sebagai berikut :
Ae = A x U
Untuk Sambungan Baut :
Pada prinsipnya jika terdapat beberapa lubang baut pada pelat, kita harus memperkirakan bentuk patahan yang mungkin terjadi. Contoh kasusnya seperti ini :
patahan 1-2-3
tutorial-struktur-baja
Dari gambar di atas, ada tiga buah lubang baut yaitu lubang 1 ,lubang 2 dan lubang 3. Model patahan yang mungkin muncul adalah 1 – 3, atau 1 – 2 – 3 (perhatikan jalur patahannya).
Rumus umum yang digunakan untuk kasus semacam ini adalah :
Ae = Ag – n x d x t – Σ (s2 x t/4u)
Untuk patahan 1 – 3, nilai s = 0 sehingga Ae = Ag – n x d x t.
Dimana : d adalah diameter lubang, t adalah tebal pelat dan n adalah banyaknya lubang baut.
Catatan : dalam SNI ditentukan bahwa luas total seluruh lubang baut tidak boleh melebihi 15% dari luas penampang utuh.
Untuk memahami darimana rumus ini diperoleh, kita harus mengamati penampang dari pelat tersebut. Bila digambarkan penampang pelat tersebut, kira-kira seperti ini :
perhitungan-baja
Dari gambar penampang pelat di atas terlihat bahwa luas efektif pelat adalah luas kotor penampang baja dikurangi dengan luas lubang (daerah putus – putus, diasumsikan persegi panjang) yaitu sebesar n x d x t.
Untuk Sambungan Las (Welding)
Jika l > 2w, maka U = 1
Jika 2w > l > 1.5w, maka U = 0.87
Jika  1.5w > l > w, maka U = 0.75
Dimana l adalah panjang las dan w adalah lebar pelat.
Sekian tutorial singkat mengenai perhitungan kapasitas aksial (tarik) penampang Baja. Komentar dan kritik akan saya terima dengan terbuka
Untuk perhitungan baja, masih ada tentang kapasitas penampang untuk menerima gaya momen lentur, gaya tekan, dan kombinasi gaya. Untuk lebih jelasnya akan saya coba susun dalam tutorial berikutnya.


No comments