Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000
Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 2
Melanjutkan tutorial pemodelan elevator dengan SAP 2000 Bag. 1, saiki tak teruske sek bagian 2, perhatikan dengan seksama...
Pembuatan Batang Vertikal
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Chanel lalu klik tombol Add new property

3. Beri nama C80X45, lalu isikan parameter (lihat gambar dibawah)

4. Ok – Ok
Pembuatan Tie Rod Diameter 3 cm
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Circle lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah)

3. Beri nama TIEROD3 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)

4. Bersambung
Wingi ono sek komentar "Mas lanjutane mana?" he3x.. Ternyata ada yang perhatian juga dengan tutorial ini. yo wis saiki tak posting lanjutane.. ben koe seneng, lagian messake tenan nek delok kahananmu.. mengko ndak nangis.. wis2 rasah nangis..
Setelah kemarin sudah tak posting yangPemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 2, saiki tak lanjutke Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 3 , monggo langsung kebut..
Pembuatan profile penahan sangkar
Profil I1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Wide Flange lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah

3. Beri nama W200X200 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)

4. OK-OK
Profil Box
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih AddBox lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah)

3. Beri nama B100X90 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)

4. OK-OK
Profil Chanel
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Chanel lalu klik tombol Add new property

3. Beri nama C160X65, lalu isikan parameter (lihat gambar dibawah)

4. Ok – Ok
Pembuatan profile segi empat penyangga
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Chanel lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah)

3. Beri nama B100X70 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)

4. OK-OK
Bersambung... tunggu tutorial berikutnya untuk penggambarannya, dont miss it.. he3x.
Pada artikel sebelumnya aku wis posting bagaimana cara menentukan grid dan membuat profile yang akan digunakan untuk model stuktur elevator ini, maka pada artikel Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 4 ini, tak ajari kepada anda-anda kabeh bagaimana cara menggambar profil2 yang telah dibuat tadi agar membentuk sebuah rangka elevator seperti gambar disamping, monggo silahkan dibaca aja..
1. silahkan klik toolbar draw element frame, biasanya ada di sebelah kiri layar, toolbarnya seperti ini
2. Kemudian akan muncul, kotak dialog seperti gambar di bawah ini

3. Masih pada kotak dialog diatas, pada section pilih profil yang akan digunakan untuk menggambar. lalu gambar pada objek mengikuti grid yang telah dibuat sebelumnya (lihat Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 1) jika benar akan tampak seperti gambar dibawah ini.

4. untuk menampilkan nama2 profil seperti diatas, silahkan pilih menu view - set display option lalu akan muncul kotal dialog, pada kolom frame aktifkan ceklist label - ok
5. untuk menampilkan penampang asli, silahkan pilih menu view - set display option lalu akan muncul kotal dialog, pada kolom general aktifkan ceklist extrude view - ok, jika benar akan tampak seperti gambar dibawah ini

6 Bersambung, tunggu artikel berikutnya untuk memasukan pembebannya.. sip.. terus belajar ojo facebookan wae, rugi ngenet mung facebookan wae, habis waktumu nanti... he3x.. ceramah sitik2..
Pembuatan Batang Vertikal
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Chanel lalu klik tombol Add new property
3. Beri nama C80X45, lalu isikan parameter (lihat gambar dibawah)
4. Ok – Ok
Pembuatan Tie Rod Diameter 3 cm
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Circle lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah)
3. Beri nama TIEROD3 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)
4. Bersambung
Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 3
Wingi ono sek komentar "Mas lanjutane mana?" he3x.. Ternyata ada yang perhatian juga dengan tutorial ini. yo wis saiki tak posting lanjutane.. ben koe seneng, lagian messake tenan nek delok kahananmu.. mengko ndak nangis.. wis2 rasah nangis..Setelah kemarin sudah tak posting yangPemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 2, saiki tak lanjutke Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 3 , monggo langsung kebut..
Pembuatan profile penahan sangkar
Profil I1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Wide Flange lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah
3. Beri nama W200X200 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)
4. OK-OK
Profil Box
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih AddBox lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah)
3. Beri nama B100X90 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)
4. OK-OK
Profil Chanel
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Chanel lalu klik tombol Add new property
3. Beri nama C160X65, lalu isikan parameter (lihat gambar dibawah)
4. Ok – Ok
Pembuatan profile segi empat penyangga
1. Satuan KNm
2. Define – Frame Section – Pilih Add Chanel lalu klik tombol Add new property (lihat gambar dibawah)
3. Beri nama B100X70 dan isikan parameter ukurannya (lihat gambar dibawah)
4. OK-OK
Bersambung... tunggu tutorial berikutnya untuk penggambarannya, dont miss it.. he3x.
Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 4
1. silahkan klik toolbar draw element frame, biasanya ada di sebelah kiri layar, toolbarnya seperti ini
2. Kemudian akan muncul, kotak dialog seperti gambar di bawah ini
3. Masih pada kotak dialog diatas, pada section pilih profil yang akan digunakan untuk menggambar. lalu gambar pada objek mengikuti grid yang telah dibuat sebelumnya (lihat Pemodelan Elevator Dengan SAP 2000 Bag. 1) jika benar akan tampak seperti gambar dibawah ini.
4. untuk menampilkan nama2 profil seperti diatas, silahkan pilih menu view - set display option lalu akan muncul kotal dialog, pada kolom frame aktifkan ceklist label - ok
5. untuk menampilkan penampang asli, silahkan pilih menu view - set display option lalu akan muncul kotal dialog, pada kolom general aktifkan ceklist extrude view - ok, jika benar akan tampak seperti gambar dibawah ini
6 Bersambung, tunggu artikel berikutnya untuk memasukan pembebannya.. sip.. terus belajar ojo facebookan wae, rugi ngenet mung facebookan wae, habis waktumu nanti... he3x.. ceramah sitik2..
No comments
Post a Comment